Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Kamar Mandi Terbuka

Membuat Kamar Mandi Terbuka
Segala sesuatu yang bernuansa alam memang selalu menghasilkan karakter tersendiri yang lebih istimewa. Contohnya adalah kamar mandi yang dibuat dengan konsep terbuka atau lebih sering dinamakan dengan openair bath room.

Bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan, konsep kamar mandi terbuka yang beratapkan langit merupakan hal yang sangat biasa. Sedangkan di daerah perkotaan, pada umumnya kamar mandi dibuat dengan sistem tertutup. Salah satu penyebab utamanya yaitu kondisi lingkungannya ramai sehingga sistem perlindungan privacinya kurang terjamin.

Selain itu tingkat polusi udara yang makin tinggi juga dapat membuat orang tidak tertarik untuk membuat kamar mandi terbuka. Tapi sebenarnya kamar mandi terbuka tetap bisa diaplikasikan di rumah yang berada di daerah perkotaan. Bahkan saat ini beberapa hotel atau apartemen maupun bangunan komersial yang lain sudah ada yang melengkapi fasilitas kamar mandi seperti ini.

Penggunaan kamar mandi terbuka ini makin populer seiring dengan munculnya himbauan untuk menerapkan konsep back to nature atau kembali pada sistem kehidupan yang alami. Jadi bukan hal mengherankan jika beberapa pengembang perumahan yang mencoba membuat kamar mandi terbuka pada bangunan rumah yang sedang dibuatnya.

Membuat kamar mandi terbuka tidak perlu teknik khusus. Desain maupun bentuknya dapat disesuaikan dengan selera dan gaya arsitektur bangunan yang ada. Jadi tidak harus menerapkan konsep natural atau hijau. Apalagi jika mengingat kamar mandi terbuka ini punya satu kelebihan yaitu tidak mutlah harus terpaku pada arsitektur bangunannya meski yang terbaik adalah punya konsep desain yang sama.

Namun yang jelas adalah, kamar mandi terbuka paling bagus jika dipalikasikan pada rumah yang memakai desain mediteranian, tropis dan etnik. Apabila bangunan rumahnya menerapakan gaya modern dan minimalis hal ini sebenarnya bukan merupakan masalah yang besar tapi tampilannya harus bisa diseleraskan. Sebab pada umumnya desain rumah ini tidak mampu menyatu dengan tampilan konsep back to nature.

Dan yang perlu diingat, kamar mandi terbuka ini bukan merupakan kamar mandi utama, namun hanya berfungsi sebagai kamar mandi tambahan saja. Hal ini dikarenakan karena ketika musim hujan sudah tiba, kamar mandi terbuka sering tidak bisa digunakan secara maksimal. Oleh sebab itu pada jaman dulu, kamar mandi seperti ini selalu dibuat di tempat yang terpisah dengan rumah induk.

Tapi karena saat ini lahan yang tersedia makin terbatas dan sistem privacivitas serta keamanan pengguna harus dilindungi, maka antara kamar mandi terbuka dan kamar mandi yang berada di dalam rumah bisa dibuatkan penghubung. Atau bisa juga kamar mandi terbuka ini dibuat tidak jauh dari kamar tidur atau kamar lainnya yang hanya digunakan untuk diri sendiri dan keluarga.

Pembuatan kamar mandi terbuka ini bisa menerapkan dua sistem. Yang pertama adalah bagian atap terbuka secara penuh dan pandangannya bisa menunjuk segala arah. Konsep ini lebih bagus diaplikasikan pada rumah yang berada di daerah pemukiman padat. Jadi pandangan mata hanya bisa dilakukan secara horizontal saja. Bentuk kamar mandi ini tidak berbeda jauh dengan kamar mandi biasa tapi tidak dilengkapi dengan atap. Kemudian untuk pengamanannya bisa memakai teralis dari besi atau kayu.

Sedangkan kamar mandi terbuka yang kedua fokus pandangan mata lebih bebas dan luas. Karena itu sistem ini juga lebih bagus diaplikasikan pada rumah yang lahannya luas dan berada di daerah yang tidak terlalu ramai. Kamar mandi ini biasanya berada di lantai atas atau balkon bahkan ada yang membuatnya di atas atap.

Untuk perlindungan privacy, alat yang bisa dipakai antara lain adalah kaca buram dan kisi yang bisa membuat pandangan mata dari luar bisa terhalang. Tapi pada sisi yang lain, pengguna yang ada di dalam kamar mandi bisa melihat pemandangan luar dengan bebas.

Sumber gambar : http://www.trendecoration.com

 

Artikel Lainnya :