Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Jenis-jenis Kamar Mandi

Jenis-jenis Kamar Mandi
Salah satu komponen yang sering dilupakan orang namun punya peran yang sangat penting dan vital adalah kamar mandi. Karena selain digunakan untuk membersihkan badan, kamar mandi juga sering dipakai sebagai tempat untuk melakukan relaksasi tubuh dengan cara berendam. Dan yang tidak kalah penting yaitu tempat ini juga punya pengaruh yang sangat besar terhadap rasa nyaman bagi penghuni yang tinggal di dalam rumah.

Bayangkan saja jika kamar mandi tersebut dibuat dengan asal-asalan saja sehingga kualitasnya tidak begitu bagus sehingga sering memunculkan bau yang tidak sedap. Tentu kondisi ini bisa membuat selera makan menjadi turun. Jika ingin melakukan kegiatan lain terutama yang lokasi maupun tempatnya tidak jauh dari kamar mandi akan jadi malas.

Selain itu kamar mandi yang tidak bagus dan menimbulkan bau tidak sedap bisa menghadirkan masalah lain yaitu kesehatan. Oleh sebab itu kamar mandi harus dibuat sesempurna mungkin agar tidak menimbulkan masalah seperti yang diuraikan di atas.

Kamar mandi yang ada di dalam rumah ini secara garis besar bisa dibagi menjadi tiga macam. Jenis-jenis kamar mandi itu yang pertama adalah kamar mandi basah. Disebut kamar mandi basah karena semua bagian yang berada dalam kamar tersebut bisa dialiri dengan air. Jika ukuran yang digunakan kecil saja, lebih baik memilih kamar mandi basah karena tidak perlu memberi tambahan berupa dinding pemisah untuk tempat mandi dan buang air besar.

Namun yang perlu diperhatikan adalah kelembaban pada kamar mandi selalu lebih tinggi apabila dibandingkan dengan jenis kamar mandi yang lain. Jadi sistem sirkulasi udara dan pencahayaan alaminya harus bisa diciptkan dengan sempurna. Selain itu ukuran miring lantainya juga tidak boleh dilupakan agar lantai tersebut tidak menimbulkan genangan karena air tidak bisa masuk dalam saluran pembuangan dengan lancar dan cepat.

Jenis yang kedua yaitu kamar mandi setengah kering. Kamar mandi ini lebih bagus diaplikasikan jika ukurannya lebih luas meski tidak terlalu besar. Kamar mandi ini tidak membutuhkan sekat atau pembatas ruang.

Namun jarak antara tempat yang digunakan untuk mandi dan kegiatan lain posisinya bisa lebih jauh dan tidak saling berdekatan seperti kamar mandi basah. Jadi ketika mau mandi, airnya tidak membasahi tempat yang tidak dipakai untuk mandi. Jika merasa butuh penyekat ruang, dapat memakainya tapi tidak bersifat permanen. Contohnya tirai atau sejenisnya.

Agar bisa membedakan area basah dan kering hal ini bisa dilakukan dengan cara menggunakan pola atau warna yang berbeda pada lantainya. Dan meski tingkatnya tidak setinggi kamar mandi basah, tapi kamar mandi ini tetap lembab. Jadi sistem sirkulasi udara dan pencahayaannya juga harus mendapat perhatian.

Yang terakhir adalah kamar mandi kering sempurna. Kamar mandi jenis ini selalu menggunakan alat mandi bath up, bukan bak penampungan air. Jadi kegiatan mandi dilakukan dengan sistem berendam. Hal ini menjadikan air yang dipakai untuk mandi tidak bisa memercik dan membasahi tempat yang lain. Jadi lantai kamar mandi kondisinya lebih sering dalam keadaan kering.

Jika ingin membuat kamar mandi jenis ini, harus bisa menyediakan ruang yang lebih besar lagi. Sebab tempat mandinya harus dipisah dengan ruang lain yang dipakai untuk kegiatan lain seperti buang air besar dan sebagainya. Selain itu meski sudah menggunakan bath up, namun biasanya kamar mandi ini juga dilengkapi dengan ruang lain untuk memasang shower.

Jenis penyekatnya juga harus bersifat permanen kecuali pada bagian yang dipakai untuk menutup ruang bath up yang berupa tirai. Jadi jika dilihat dari segi pembiayaan, maka biaya yang harus dikeluarkan jauh lebih besar dibanding dengan jenis kamar mandi yang lain.

Sumber gambar : http://www.bathblogs.com

 

Artikel Lainnya :