Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Motif Polkadot dan Teknik Aplikasinya Pada Ruang

Motif Polkadot dan Teknik Aplikasinya Pada Ruang
Sekitar tahun 1950 yang lalu, pernah berkembang suatu aliaran desain yang dinamakan dengan desain atau motif polkadot. Model desainnya ini bertahan sekitar sepuluh. Selain untuk interior, pada masa jayanya, konsep ini juga berkembang di dunia fashion.

Secara umum, konsep desain ini adalah menonjolkan bentuk bundar yang diaplikasikan pada tampilan perabot dan dinding ruang. Meski terlihat sangat sederhana tapi konsep desain ini dapat menghadirkan kesan yang sangat indah sekaligus unik. Karena itu tidak ada salahnya jika motif yang sudah jarang diaplikasikan ini dihadirkan lagi dengan sentuhan yang agak berbeda sehingga nuansa masa kininya tetap muncul.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghadirkan motif polkadot pada ruang antara lain adalah dimensi atau ilusi kedalamannya. Maksudnya bisa membuat bentuk dan ukuran bundar atau lingkaran yang berbeda-beda. Demikian pula dengan pewarnaannya bisa dikombinasi, tidak hanya menggunakan satu warna saja.

Pada umumnya ruang yang ada di dalam rumah atau bangunan lain dinding yang jumlahnya ada empat ditambah dengan satu bidang lagi yang ada di langit-langit atau plafon. Dari sini kita bisa menciptakan sesuatu yang lebih istimew. Caranya yaitu melakukan ekplorasi warna, ukuran dan gaya dalam empat bidang dinding dan plafon yang masih berada dalam satu ruang.

Apabila ingin menciptakan suasana yang lebih terang dan cerah, bisa mencoba dengan membuat lingkaran yang warnanya putih. Namun jika ingin suasana yang lebih tenang dan hening, pilih warna biru. Sebaliknya jika tertarik dengan yang lebih gelap gunakan warna yang sifatnya gelap juga seperti coklat, hijau dan sebagainya. Namun agar tidak terlalu gelap gunakan warna terang sebagai warna dasarnya. Jadi sifatnya lebih kontras.

Yang perlu diingat adalah, polkadot atau lingkaran yang ukurannya lebih kecil bisa membuat motif itu terlihat lebih teratur dan halus. Corak ini sangat cocok diaplikasikan untuk ruang yang menggunakan konsep desain klasik.

Untuk ruang yang menggunakan gaya modern bisa dilakukan dengan cara membuat kombinasi antara lingkaran ukuran kecil dan lingkaran ukuran besar. Bila ingin lebih praktis bisa memakai wallpaper kemudian dipotong-potong bundar sesuai dengan ukuran yang dikehendaki. Kemudian tempelkan wallpaper tersebut pada dinding. Sistemnya bisa menggunakan cara acak atau teratur, sesuai dengan selera. Demikian pula dengan ukurannya.

Tapi jika ingin hasil yang lebih awet dan sempurna bisa memakai cat tembok. Hanya prosesnya memang lebih rumit sebab harus dibuat pola lebih dahulu. Pengecatannya juga harus dilakukan dengan hati-hati agar garis-garis pada lingkaran bisa terlihat jelas dan tegas. Jika punya rasa seni yang tinggi, pengaturan lingkaran yang ukuran dan warnanya berbeda-beda bisa membuat ruang tampak lebih menarik.

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, selain untuk menghias dinding pola polkadot ini bisa diaplikasikan pada perabot atau furniture. Bahkan bentuk ekplorasinya dapat lebih kreatif lagi. Karena selain penggunaan warna, ukuran dan pola penataan, desain perabot itu bisa dijadikan sebagai media untuk menciptakan kesan yang makin unik.

Jenis aplikasi yang bisa diterapkan antara lain adalah penutup kursi sofa, kain sprei pada tempat tidur, korden jendela dan sebagainya. Belilah kain motif polkadot yang sudah jadi. Namun jika sulit ditemukan bisa dilakukan dengan cara penempelan kemudian dijahit.

Selain dinding dan perabot, polkadot bisa diaplikasikan pada dinding. Namun prosesnya tentu membutuhkan teknik yang lebih rumit lagi. Cara memotong ubin yang bentuknya lingkaran pasti lebih rumit dibanding memotong ubin yang bentuknya lurus saja. Namun pengorbanan ini akan sepadan dengan hasil yang akan diperoleh, yaitu tampilan ruang yang terlihat cantik dan molek.

Sumber gambar : http://creativehomeidea.com

 

Artikel Lainnya :