Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Jenis Cat Dinding dan Teknik Aplikasinya

Jenis Cat Dinding dan Teknik Aplikasinya
Metode yang paling umum digunakan untuk memperindah tampilan dinding dan ruang adalah menggunakan cat warna. Selain cara pengaplikasiannya lebih praktis dan tidak memakan waktu yang terlalu lama, penggunaan cat dinding juga tidak membutuhkan dana yang terlalu besar.

Masalah yang sering muncul dalam penggunaan cat dinding adalah pengguna tidak mengetahui jika jenis cat dinding itu ada bemacam-macam, tidak hanya terdiri dari satu jenis saja. Demikian pula dengan cara pemakaiannya, masing-masing dari jenis tersebut punya teknik aplikasi yang berbeda-beda.

Ada cat dinding yang dinamakan dengan tipe flat. Jenis cat ini sangat cocok diaplikasikan pada dinding yang bagian permukaan atau mukanya tidak begitu sempurna. Tempat yang paling cocok untuk memakai cat ini adalah langit-langit atau plafon. Bila dipakai untuk memberi warna pada dinding ruang, maka jenis ruang yang pas adalah ruang makan, kamar tidur dan ruang tamu.

Cat tipe flat tidak baik untuk memberi warna dinding kamar mandi dan dapur. Sebab jika sudah terkena kotoran, proses pembersihannya sangat sulit dilakukan. Padahal dapur dan kamar mandi adalah tempat yang paling sering menciptakan kekotoran. Kelebihan dari cat ini adalah, jika mau diganti, tidak perlu dikeruk atau dilepaskan. Jadi bisa langsung ditumpuk begitu saja.

Sedangkan cat jenis eggshell sebaiknya tidak digunakan untuk memberi warna pada tempat atau ruang yang sering dilewat orang. Karena cat ini mudah mengalami lecet atau pengelupasan. Tapi pada sisi yang lain, cat eggshell juga punya kelebihan yang lain. Jika kotor cara pembersihannya sangat mudah dilakukan. Selain itu jika ingin melakukan pengecatan lagi cukup ditumpuk saja.

Ruang yang paling bagus mengaplikasikannya adalah kamar tidur dan ruang tamu. Sebab dua ruang ini jarang dilalui banyak orang sehingga kemungkinan terjadinya lecet atau pengelupasan bisa diminimalkan.

Cat jenis lainnya yaitu semigloss. Ciri utamanya adalah tampilannya agak mengkilap bila sudah kering. Oleh karena itu cat ini sangat bagus untuk dipakai untuk memberi warna pada molding atau lis dinding karena bisa menghasilkan karakter yang lebih kuat. Kelebihan lainnya adalah punya sifat tahan terhadap kelembaban dan tidak mudah lecet.

Jika dipakai untuk memberi warna pada dinding, maka ruang yang cocok yaitu dapur dan kamar mandi. Sebab jika terkena kotoran lebih mudah dibersihkan dan bisa awet dan tahan lam. Namun sayangnya cat ini juga punya kelemahan yaitu ketika akan dilakukan pengecatan ulang harus dilepas lebih dulu. Karena jika tidak dilepas, tampilan mengkilatnya terlihat sangat berbeda dan hal ini bisa mengurangi nilai keindahannya.

Sedangkan cat tipe gloss, hingga saat ini masih jarang diaplikasikan untuk memberi warna pada dinding. Sebab tampilannya terlalu mengkilat, sehingga apabila terkena bias sinar bisa membuat mata menjadi silau. Apalagi jika dinding tersebut permukaannya tidak rata atau bergelombang, kekurang sempurnaan dinding ini bisa terlihat makin jelas jika diberi cat yang terlihat mengkilat.

Selama ini cat tipe gloss lebih sering digunakan untuk membuat lapisan warna pada bidang yang lebih kecil seperti list, kayu atau modling. Selain permukaan atau bagian muka yang akan diberi cat tipe gloss harus benar-benar halus dan rata. Jika ada cacat sedikit saja, penggunaan cat gloss juga akan menjadikan cacat tersebut makin terlihat nyata.

Kelebihan dari cat ini adalah bisa awet dan tahan lama dibanding dengan jenis cat yang lain. Dan jika ada kotoran atau noda yang menempel, bisa dibersihkan dengan mudah. Namun kelemahan dari cat ini yaitu tidak bisa ditumpuk ketika mau dilakukan pengecetan ulang. Jadi cat lama harus dikeruk lebih dahulu hingga bersih.

Sumber gambar : http://www.dubaistrings.com

 

Artikel Lainnya :