Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Faktor Penentu Keawetan dan Kualitas Dinding Bangunan

Faktor Penentu Keawetan dan Kualitas Dinding Bangunan
Mungkin kita semua pernah mendengar atau menyaksikan sendiri ada dinding bangunan yang terlihat sangat kuat dan masih baru tapi tiba-tiba jatuh kemudian rubuh tanpa sebab yang jelas. Memang dinding yang terlihat kokoh bukan merupakan jaminan jika kualitasnya juga baik dan kuat. Karena kekuatan dinding tidak hanya bisa dilihat dari sisi penampilan luarnya maupun usia dari dinding itu saja.

Ada beberapa faktor penentu keawetan dan kualitas dinding bangunan. Yang pertama adalah konstruksinya. Jika proses pembuatannya tidak sempurna tentu akan menimbulkan efek kekuatan dinding menjadi lemah. Misalnya saja ukuran besi tulang yang terlalu kecil, sambungan gelang-gelang yang kurang rapat atau ada bagian yang terlepas, hal ini dapat membuat kualitas dinding jadi berkurang. Demikian pula dengan jumlah kolom dan lain-lain semua harus dihitung sesuai dengan besarnya dinding dan ukuran bangunan yang akan dibuat.

Yang kedua adalah pondasinya. Element ini harus dibuat dengan ukuran kedalaman yang cukup dan sesuai dengan tinggi bangunan. Demikian pula dengan kondisi tanah juga harus diperhatikan karena hal ini punya hubungan yang sangat erat dengan bentuk atau jenis pondasi yang cocok dibuat.

Faktor lainnya yaitu material bangunan terutama batu bata dan campuran semen serta pasir yang dipakai untuk membuat adonan nat atau penempelan dan lapisan plester. Batu bata yang dipakai untuk membuat dinding kualitasnya harus bagus. Cara memilih batu bata ini pernah dijelaskan di artikel terdahulu. Demikian pula dengan sistem pembuatan adonan semen pasir untuk membuat lapisan penutup atau plester, juga pernah diulas.

Air yang digunakan untuk membuat adonan juga punya pengaruh yang cukup besar pada kualitas dinding. Gunakan air yang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Hal lain yang juga punya hubungan dengan air adalah rembesan yang masuk dalam struktur dinding. Air ini dapat muncul dari saluran yang menempel pada dinding dan bocor, kualitas plester yang tidak baik kemudian membuat air hujan bisa masuk lalu merembes dan sebagainya.

Yang tidak kalah penting adalah proses dari pembuatan dinding itu sendiri tidak boleh dikerjakan secara asal-asalan saja. Pembuatan dinding meski terlihat sederhana namun jika tidak dilakukan dengan cermat sedikit banyak bisa mengurangi kualitas dinding yang dibuat. Mulai dari ukuran, proses pembuatan adonan, pemasangan batu bata dan seterusnya harus dikerjakan dengan baik dan orang yang sudah berpengalaman.

Selain itu usia dinding yang sudah terlalu tua juga bisa mengurangi kualitas maupun kekuatan dinding. Tapi jika dinding tersebut dirawat dengan baik dan benar umur pemakaiannya juga bisa lebih lama. Jika ada bagian yang retak harus segera diperbaiki dan ditambal sehingga keretakan itu tidak melebar ke mana-mana.

Kualitas dinding juga bisa dipengaruhi oleh faktor lain yang bersifat eksternal. Contohnya yaitu ada pohon ukuran besar yang tidak jauh dari dinding bangunan tersebut. Akar yang terus tumbuh dan membesar bisa masuk ke dalam struktur dinding dan merusaknya. Maka akibatnya kekuatan kontruksi dan pondasi dalam menahan beban bisa berkurang sehingga dinding jadi mudah rusak bahkan roboh.

Karena itu bila menanam pohon meski ukurannya masih kecil harus diperhitungkan bagaimana jadinya jika pohon tersebut menjadi besar. Sebaiknya memilih pohon peneduh yang akarnya bisa tumbuh ke dalam tanah, tidak menjalar kearah samping.

Faktor eksternal lain adalah cuaca dan suhu udara. Apabila terlalu lembab akan membuat dinding mudah terserang oleh jamur dan lumut. Tapi jika terlalu panas, dinding mudah retak dan pecah-pecah di bagian permukaannya. Dua peristiwa ini bisa membuat dinding berkurang kualitasnya. Namun jika diberi lapisan anti jamur dan lumut serta menggunakan adonan yang tepat, efek dari perubahan cuaca ini bisa diminimalkan.

Sumber gambar : http://www.gunlukreklam.com

 

Artikel Lainnya :