Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Mengecat Batu Bata

Mengecat Batu Bata
Batu bata ekspose yaitu batu bata yang digunakan untuk membuat dinding tapi tidak dilengkapi dengan lapisan penutup atau aci yang dibuat dari adonan semen dan pasir. Tujuannya adalah agar dinding tersebut bisa memunculkan kesan yang alami dan natural. Jadi batu bata yang digunakan juga merupakan batu bata khusus.

Selain itu hampir semua batu bata ekpose tidak diberi warna sama sekali alias dibiarkan tampil apa adanya. Jika ingin memakai warna, saat ini sudah ada batu bata ekspose yang diberi warna secara langsung dalam proses pembuatannya. Tapi dalam keadaan tertentu ada pula orang yang lebih tertarik memberi warna pada batu bata tersebut menggunakan cat.

Salah satu alasannya yaitu ingin menghadirkan kesan yang lebih modern dan dinamis terhadap dinding tersebut. Jadi warna yang muncul di dinding tersebut nantinya bukan merupakan warna natural melainkan warna-warna yang sifatnya lebih cerah dan ngepop.

Pemakaian cat untuk batu bata ekspose juga bisa membuat teknik perawatannya lebih mudah dan praktis dilakukan. Sebab cat untuk batu bata ekspose ini biasanya juga sudah dilengkapi dengan zat kimia lain yang bersifat anti jamur dan lumut. Jadi penggunaan cat bisa membuat dinding selalu bersih meski berada di tempat yang lembab atau ketika musim penghujan sudah datang.

Sistem yang digunakan untuk mengecat batu bata ekspose ini ada dua macam. Yang pertama adalah hanya pada bagian natnya saja yang diber warna cat. Tujuannya adalah agar garis-garis pada nat tersebut bisa terlihat lebih tegas dan punya karakter yang makin kuat.

Sebenarnya selain memakai cat, untuk menciptakan garis nat yang tegas ini bisa menggunakan semen khusus yang sudah diberi warna. Hanya saja warna yang ada di dalam semen tersebut memang kurang begitu cerah dan mencolok dibanding dengan menggunakan teknik perwanaan dari cat.

Sedangkan sistem yang kedua adalah semua bagian dinding diberi lapisan cat semua termasuk batu bata eksposenya. Meski masih terlihat secara jelas, namun batas antara nat dan batu bata ekspose akan terlihat menyatu dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Pada umumnya sitem ini lebih sering diaplikasikan pada bangunan rumah yang menerapkan konsep desain yang lebih modern namun tetap ingin memuncukan kesan yang natural dan alami.

Cat yang digunakan untuk memberi warna pada batu ekpose ini bisa memakai cat dinding biasa. Namun ada beberapa toko cat di Indonesia yang sudah menyediakan cat khusus untuk mewarnai batu bata ekspose.

Bahan yang digunakan untuk membuatnya sebenarnya tidak jauh berbeda tapi cat jenis ini punya pori-pori yang lebih besar ketika kondisinya sudah kering. Tujuannya adalah agar pori-pori lain yang berada dalam batu bata tidak ikut tertutup oleh cat sehingga batu bata tersebut tetap mampu menyerap udara dan cahaya yang bisa membuat suasana dalam ruang tetap terasa sejuk tapi juga hangat.

Meski harganya lebih mahal, jika ingin mengecat batu bata ekspose ini sebaiknya memilih cat jenis brick stain. Kualitasnya lebih terjamin dan bisa bertahan hingga sekitar lima tahun. Selain itu cat jenis ini juga bisa masuk ke dalam pori-pori batu bata. Jika hanya menggunakan jenis cat yang biasa saja, cat tersebut tidak bisa menyerap ke dalam pori-pori kecuali hanya pada bagian permukaannya saja.

Apabila ingin hasil yang lebih sempurna lagi, setelah proses pengecatan selesai dikerjakan bisa dilanjutkan dengan memberi lapisan anti air atau water proofing. Lapisan ini berfungsi sebagai alat pelindung agar air yang membasahi dinding tidak bisa masuk ke bagian pori-pori kemudian meresap ke dalamnya. Jika hal ini terjadi akan membuat batu bata mudah rusak atau keropos.

Sumber gambar : http://activenetworkprop.blogspot.com

 

Artikel Lainnya :