Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Aplikasi Cat Dekoratif Pada Rumah

Aplikasi Cat Dekoratif Pada Rumah
Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menghilangkan kejenuhan terhadap tampilan dinding adalah mengganti warnanya. Namun yang sering menjadi masalah, meski sudah diganti dengan cat yang baru dan warnanya berubah, namun rasa bosan tersebut tetap terasa. Penyebabnya yaitu karena cat dinding tersebut hanya terlihat polos saja tidak ada variasi yang lain.

Untuk mengatasi masalah ini ada satu metode yang bisa dilakukan yaitu memakai suatu sistem yang dinamakan dengan cat dekoratif. Sistem pengecatan ini merupakan istilah yang digunakan untuk menggunakan alat lain dalam proses pengecatan tersebut. Jadi selain kuas, masin ada alat lain yang dipakai misalnya spon dan lain sebagainya.

Hasilnya adalah tampilan dinding terlihat tidak polos lagi namun memunculkan pola-pola atau motif tertentu yang terlihat lebih indah. Dengan demikian rasa jenuh terhadap tampilan cat yang polos pada dinding bisa dihilangkan dan penghuni bisa merasakan suatu sensasi yang berbeda dan istimewa.

Teknik aplikasi cat dekoratif pada rumah maupun bangunan lain tersebut terdiri dari beberapa jenis. Ada yang dinamakan dengan teknik sponging yaitu teknik yang menggunakan alat utama dari spon dan cocok diterapkan untuk dinding yang permukaannya kasar. Karena tekstur yang dibuat lebih mudah muncul pada dinding seperti ini.

Caranya adalah pertama celupkan spon atau busa dalam cat lalu ditepuk-tepukan pada dinding. Cat yang dipakai bisa terdiri dari satu warna atau beberapa warna sekaligus. Bila warnanya tidak hanya satu jenis, harus memperhatikan keserasiannya. Agar hasilnya lebih bagus, pilih spon yang punya luang pori-pori besar. Pori-pori yang besar ini menjadikan pola yang dihasilkan tampak lebih menarik.

Kemudian ada teknik lain yang dinamakan teknik sisir. Dinamakan demikian karena alat yang digunakan juga berupa sisir. Sistemnya sangat mudah sekali diterapkan. Pertama yaitu dinding diberi cat menggunakan kuas seperti biasa. Tapi cat itu harus lebih tebal dan kental. Setelah itu tunggu beberapa saat agar catnya bisa mengering. Tapi sebelum kering benar, ambilah sisir lalu digoreskan pada dinding tersebut. Arah goresannya dapat menyesuaikan dengan selara. Jadi bisa lurus, miring atau berkelok-kelok.

Teknik lainnya adalah teknik bercak. Alat yang digunakan adalah sikat dan jumlahnya harus dua. Sikat ini kemudian dicelupkan pada cat yang warnanya beda. Selanjutnya secara bersama-sama dua sikat tersebut digosokan pada dinding dengan tangan kanan dan kiri. Atur jaraknya agar bisa bercak yang merata namun tidak saling menumpuk. Agar warnanya terlihat serasi sebaiknya dua cat ini dicoba dulu pada media lain misalnya kertas.

Teknik menarik garis juga bisa diaplikasi untuk membuat dinding dekoratif. Caranya buat pola garis-garis lebih dulu menggunakan kuas biasa. Cat garis ini menjadi warna dasar. Arah garis itu bisa horizontal atau vertikal tinggal sesuai dengan selera saja.

Ketika kondisinya sudah setengah kering, gunakan kuas lain untuk mengisi bidang garis yang masih kosong dengan cat beda warna. Garis cat yang kedua ini akan menciptakan tekstur timbul dan telihat indah ketika dua cat tersebut sudah kering semua.

Selain itu masih ada teknik beda lagi yang dinamakan dengan teknik mural. Alat yang dipakai adalah lembaran plastik atau kertas. Alat ini kemudian diremas-remas hingga bentuknya menjadi gumpalan seperti bola. Langkah berikutnya adalah mengecat dinding dengan kuas biasa namun harus lebih tebal.

Sebelum mongering, gumpalan dari plastik atau kertas tadi ditekan-tekankan pada dinding agar membentuk pola-pola timbul yang indah. Penekanan ini tidak boleh terlalu keras namun merata. Jika ingin tampilan yang lebih ekstrim lagi, sebelum ditekankan pada dinding gumpalan ini bisa dimasukan pada cat warna lain lebih dulu.

Sumber gambar : http://www.aeconline.ae

 

Artikel Lainnya :