Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Tata Ruang Sesuai Arah Sinar Matahari

Membuat Tata Ruang Sesuai Arah Sinar Matahari
Salah satu sumber utama untuk mendapatkan pencahayaan alami yaitu matahari. Tapi jika sistem penerapannya tidak dilakukan dengan benar, hal ini justru dapat menimbulkan ketidaknyamanan penghuni rumah. Salah satu sebabnya adalah karena sinar yang masuk terlalu kuat dan membuat ruang jadi panas. Selain itu sinar tersebut menjadikan mata menjadi silau. Efek merugikan yang lain, barang atau perabot serta dinding yang ada dalam ruang warnanya cepat pudar dan rusak.

Oleh sebab itu kita harus mengetahui teknik menciptakan dan membuat tata ruang sesuai arah sinar matahari agar ketidaknyamanan dan kerugian tersebut bisa dihilangkan. Misalnya untuk ruang keluarga, makan dan tamu. Sebaiknya tiga jenis ruang ini diletakan pada bagian barat daya atau barat laut. Tujuannya adalah agar ruang ini bisa dapat penerangan dari sinar matahari yang hangat.

Tapi jika sinar tersebut masih terasa panas, masalah ini bisa dipecahkan dengan satu cara. Yaitu menggunakan material atau bahan yang punya sifat bisa meredam panas. Atau bisa juga dengan cara yang lain, yaitu memasang kisi-kisi angin di tempat tertentu sehinga udara yang masuk bisa lebih lancar. Hal ini bisa mengurangi hawa panas yang ada di dalam ruang.

Untuk kamar istirahat atau tidur, posisi yang paling bagus yaitu berada di bagian timur dan timur laut atau tenggara. Sinar matahari yang muncul pada waktu pagi dapat membuat penghuni rumah tidak merasa malas untuk bangun. Jadi kasus terjadinya bangun kesiangan atau terlambat masuk kerja dan sekolah bisa dihindari.

Apalagi jika mengingat sinar matahari pagi terasa lebih hangat namun tidak terlalu panas apabila dibandingkan dengan sinar matahari dari arah barat yang akan tenggelam. Suasana yang ada di dalam kamar akan terasa hangat namun tetap segar dan sejuk. Sebaiknya jendela kamar diberi lapisan penutup kain gorden namun jangan yang terlalu tebal, cukup yang tipis saja. Kain tebal akan membuat sinar matahari pagi tidak kuat menembus ke dalam kamar.

Selanjutnya untuk kamar mandi, merupakan tempat yang paling tingkat lembabnya paling tinggi karena kondisinya sering basah. Apalagi jika kamar mandi ini memakai bak penyimpanan air dan pemakainya lebih banyak dan makin sering digunakan. Jika ingin kelembabannya bisa berkurang salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah menempatkannya pada posisi yang bisa menjadikan kamar itu bisa terkena sinar matarari secara langsung dan lebih maksimal.

Maka tempat yang paling cocok adalah berada di bagian barat atau timur. Lebih bagus lagi jika kamar mandi tersebut dilengkapi dengan atap kaca yang sehingga sinar yang masuk dapat lebih banyak lagi. Jika keadaan memungkinkan juga bisa dilengkapi dengan glass block yang arahnya dihadapkan pada tempat di mana sinar matahari muncul.

Lalu untuk ruang memasak atau dapur, yang perlu diketahui adalah ruang ini bisa menjadi ruang yang suhunnya paling tinggi diantara ruang yang lain terutama ketika sedang digunakan untuk memasak dan kompor dalam kondisi yang menyala. Jika terkena sinar matahari secara langsung, akibatnya adalah suhu yang ada di dalam ruang bisa menjadi semakin panas. Orang yang sedang memasak tentu menjadi kurang nyaman.

Agar kegiatan memasak terasa lebih enak sebaiknya dapur diletakan di bagian selatan atau utara dan disesuaikan dengan arah hadap bangunan rumah. Sehingga sinar matahari yang muncul tidak langsung mengarah pada kamar tersebut. Namun jika dapur tersebut letaknya sudah terlanjur di bagian timur atau barat, jendelanya bisa diberi kelengkapan lain berupa kere bambu atau element lain yang fungsinya sama. Penggunaan kain korden sebaiknya dihindari sebab bisa menimbulkan bahaya jika tertiup angin yang kencang.

Sumber gambar : http://www.dwell.com

 

Artikel Lainnya :