Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Memilih dan Memasang Klosed

Memilih dan Memasang Klosed
Meski merupakan element atau perabot yang tidak bisa ditampilkan secara terbuka, tapi klosed punya peran yang sangat penting untuk menciptakan rasa nyaman bagi penghuninya. Element ini hampir tiap hari digunakan meski hanya memakan waktu beberapa menit saja namun punya pengaruh yang sangat vital. Jika ada suatu hal yang salah sedikit saja, maka rasa tidak nyaman yang muncul bisa berlarut-larut meski sedang tidak berada di toilet.

Oleh sebab itu memilih klosed harus memperhatikan banyak hal. Yang pertama adalah tentu saja berhubungan dengan dana yang tersedia. Jika dananya mencukupi, lebih baik memilih klosed duduk jenis duoblok. Klosed ini terdiri dari badan, tangki air serta bowl. Sehingga pemakaiannya lebih praktis dan tidak membutuhkan tempat yang begitu luas. Dan jika ada dananya lebih tinggi lagi, bisa memilih jenis monoblok dimana badan klosed dan tangki air serta bowl menjadi satu kesatuan.

Namun jika dana yang ada pas-pasan saja, memilih klosed jenis jongkok juga bukan merupakan masalah. Klosed ini harganya paling murah namun membutuhkan tempat yang lebih luas karena harus dilengkapi dengan bak untuk menampung dan menyimpan air untuk membersihkan diri.

Yang kedua adalah bentuk dan desainnya. Orang yang ukuran tubuhnya lebih besar akan merasa kurang nyaman juka harus memakai klosed jongkok yang ukurannya pendek. Namun apabila memakai klosed duduk harus memilih yang tempat duduknya lebih besar. Ukuran ketinggian bak penampungan air juga harus diperhitungkan agar mudah dijangkau tanpa harus berdiri. Hal ini terutama untuk pengguna yang memakai klosed jongkok.

Selain itu pililh klosed yang kualitasnya benar-benar terjamin dan utamakan yang bisa memberi garansi atau layanan purna jual. Khusus untuk klosed jongkok, jika ada bagian yang rusak atau pecah, cara memperbaikinya hanya bisa dilakukan dengan cara pembongkaran. Maka dari itu harus dipilih yang benar-benar kuat dan awet agar tidak menimbulkan kerugian.

Demikian pula dengan teknik pemasangannya. Memasang klosed itu tidak boleh sembarangan dan harus memperhitungkan beberapa hal. Pada umumnya masalah yang sering timbul dalam pemasangan ini adalah air merembes dari bagian bawah klosed.

Problem ini bisa muncul karena ketika dipasang baut pengikat yang ada di pot klosed kurang kuat sehingga harus dikuatkan lagi. Atau dapat juga karena karet seal gasketnya sudah terpasang namun tidak tepat. Pemasangan yang benar adalah seal gasket tersebut harus menyatu dengan lubang pada pipa pembuangan yang ada di lantai.

Hal lain yang harus diperhatikan yaitu pemasangan element baut untuk mengikat tanki air harus benar-benar kuat. Demikian pula dengan karet seal tanki dan pit klosed harus terpasang dengan tepat. Jika ada kesalahan bisa menimbulkan rembesan air yang muncul dari tanki air yang ada di bagian bawah. Namun jika rembesannya berasal dari pipa flexible, maka ada kemungkinan pipa itu tidak terpasang dengan kencang atau karet seal pipanya lupa dipasang.

Ukuran tinggi plampung pada pipa juga harus sesuai dengan ukuran tinggi air pada dinding tanki atau water line. Flush valve atau tombol pembilas dan sistem rantai katub harus dipasang secara pas. Jika pekerjaan ini tidak dilakukan dengan benar bisa menyebabkan munculnya rembesan air yang muncul dari tanki menuju pot kloset. Pastikan juga karet katub yang berada dalam pipa untuk memasukan air atau inlet valve sebelum dipasang dicuci dengan air besih agar air yang masuk nanti tidak kotor.

Kemudian untuk sistem flushing atau pembilasan, hal yang harus diperhatikan yaitu kapasitas air harus sesuai dengan water line yang berada di dinding tanki. Seag gasket atau floor flange harus bisa terpasang secara menyatu dengan lubang pada pipa atau saluran pembuangan yang ada pada bagian lantai.

Sumber gambar : http://www.victoriaplumb.com

 

Artikel Lainnya :