Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Teritisan dan Desainnya

Membuat Teritisan dan Desainnya
Teritisan adalah atap tambahan yang menjadi bisa dibuat secara terpisah dengan atap utama atau perpanjangan dari atap yang ada di bagian atas bangunan. Fungsi dari teritisan ini adalah untuk pelindung dinding atau ruang yang ada di dalam rumah agar sinar matahari yang masuk tidak terlalu banyak sehingga membuat mata menjadi silau atau suhu ruang menjadi terlalu panas.

Tapi jika hujan sedang turun teritisan juga bisa berfungsi untuk melindungi agar air yang turun tidak bisa masuk ke dalam rumah terutama jika sedang ada hembusan angin yang besar sehingga curah air bisa ikut tertiup. Jadi teritisan bisa bersifat multifungsi. Karena selain punya dua fungsi yang telah disebutkan tersebut masih ada manfaat lain yang bisa didapat sehubungan dengan teritisan. Yaitu bisa memperindah tampilan bangunan atau rumah. Tentu saja dengan catatan jika dibuat dengan desain yang selaras dengan konsep atau gaya arsitektur yang diterapkan.

Oleh karena itu membuat teritisan yang baik juga harus mempertimbangkan kaidah-kaidah bentuk dan desainnya. Jika tertitis tersebut berada di bagian bawah atap utama, pembuatannya tingga memanjangkan ukurannya saja, disesuaikan dengan kebutuhan. Entah atap itu berada di bagian samping, belakang atau depan konsepnya tidak ada perbedaan.

Namun untuk teritis yang dibuat secara terpisah, butuh teknik tersendiri. Teritis semacam ini biasanya dibuat di atas jendela atau pintu. Bahan yang digunakan bukan saja dari atap genteng namun ada bermacam-macam. Ada yang menggunakan fiberglass, asbes, lembaran aluminum atau seng dan sebagainya. Bahkan bangunan rumah yang teritisnya dibuat memakai beton dan menempel secara langsung pada dinding. Karena itu bentuknya selalu lurus dan persegi. Desain teritis seperti ini lebih sering diaplikasikan pada bangunan yang menggunakan gaya minimalis dan modern.

Sedangkan bahan yang dibuat dari asbes atau genteng biasa misalnya tanah liat, bentuknya bisa didesain miring sebab proses pembuatannya dilakukan secara terpisah dan tidak menyatu dengan dinding tapi hanya melekat saja. Eksplorasi desain teritis bisa lebih maksimal dilakukan jika menggunakan bahan dari fiberglass, lembaran aluminium atau seng dan beberapa bahan lain yang bisa dilekukan. Bahan-bahan tersebut bisa dibuat melengkung, miring atau datar. Semua tinggal disesuaikan dengan selera dan bentuk bangunan.

Hal utama yang harus diperhatikan ketika membuat teritis adalah kebutuhan cahaya yang bisa masuk ke dalam ruang. Jangan sampai terjadi ruang yang jendela atau pintunya diberi teritis justru tidak bisa mendapat sinar matahari yang cukup sehingga kondisinya menjadi gelap dan lembab. Namun pada sisi yang lain jika tidak menggunakan perhitungan yang tepat, sinar yang masuk terlalu banyak sehingga keberadaan teritis tersebut seakan-akan tidak punya fungsi sama sekali.

Bila memakai bentuk miring atau melengkung, ukuran derajat kemiringan dan lengkungannya harus bisa dihitung dengan tepat dan sesuai dengan arah munculnya sinar matahari. Demikian pula dengan ukuran lebarnya juga harus menjadi bahan pertimbangan utama. Dan yang tidak kalah penting adalah segi estetika terhadap bentuk bangunan rumah secara keseluruhan. Beda dengan atap teritis dari beton yang bentuknya datar, hanya perlu mempertimbangkan ukuran lebarnya saja.

Khusus untuk jendela serta pintu yang arah hadapnya adalah ke barat perlu diingat bahwa sinar matahari yang masuk sifatnya lebih panas dibanding dengan sinar yang muncul di waktu pagi hari ketika matahari mulai terbit. Sehingga ukuran lebarnya bisa dibuat lebih besar.

Yang sering menjadi masalah adalah ketika bangunan rumah itu punya jendela dan pintu yang berada di bagian timur dan barat sekaligus. Karena jika ukuran lebarnya dibuat berbeda tentu tampilan bangunan menjadi kurang bagus. Dengan alasan inilah banyak orang yang lebih suka memilih rumah yang arah hadapnya langsung ke timur.

Sumber gambar : http://www.eagletyvek.com

 

Artikel Lainnya :