Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Membuat Sudut Pada Bangunan

Membuat Sudut Pada Bangunan
Selain kekuatan konstruksi serta struktur, pembuatan bangunan skala besar juga perlu membuat perhitungan yang lain yaitu sudut siku bangunan. Meski tampak tidak begitu penting tapi sudut siku bangunan ini punya pengaruh yang sangat besar terhadap nilai keindahan dan kekuatan bangunan. Bahkan besar kecilnya biaya yang harus dikeluarkan juga dipengaruhi oleh masalah sudut siku ini.

Bagian yang punya tugas untuk membuat sudut siku bangunan sekaligus pengecekannya yaitu uitzet. Orang yang bekerja di bagian inilah yang juga punya tugas untuk menentukan letak dan posisi pondasi bangunan. Adapun fungsi dari pembuatan sudut bangunan tersebut ada beberapa sekaligus. Jadi tidak hanya satu manfaat saja.

Fungsi tersebut antara lain adalah untuk menentukan posisi yang tepat baik secara vertikal atau horizontal posisi kolom pada bangunan terutama gedung yang terdiri dari puluhan lantai. Sebab penentuan posisi kolom ini punya hubungan yang sangat erat dengan kekuatan dan daya tahan kosntruksi ketika menahan beban bangunan.

Sedangkan untuk urusan interior, pembuatan sudut siku bangunan yang tepat dan benar akan membuat peletakan berbagai macam perabot jadi lebih mudah dilakukan. Misalnya lemari atau meja yang bentuknya siku, bisa dipasang dengan pas tanpa menyisakan ruang atau celah yang kosong.

Tentu kita sering melihat ada perabot yang bentuknya siku namun ketika diletakan di sudut ruang akan memunculkan celah yang bentuknya seperti segitiga memanjang. Tentu hal ini sangat tidak bagus jika dilihat. Kenapa hal ini bisa terjadi?. Salah satu sebabnya adalah proses pembuatan siku bangunannya tidak memperhatikan kaidah dan aturan yang ada.

Demikian pula dengan pemasangan material penutup lantai. Jika pembuatan sudut sikunya bisa dilakukan dengan benar, tentu susunan lantai tersebut bisa terlihat rapi dan indah karena tidak ada keramik atau bahan lain yang harus dipotong atau diletakan secara miring. Dan dari segi pembiayaan, dana yang harus dikeluarkan tidak menjadi boros karena pemakaian materialnya bisa dihemat.

Secara garis besar, pada umumnya pembuatan siku bangunan menggunakan dua sistem. Adapun sistem yang pertama adalah dengan metode segitiga. Cara ini lebih sering diaplikasikan oleh tukang bangunan atau untuk membuat rumah sederhana yang susunan kontruksinya tidak begitu besar dan rumit.

Sistem segitiga ini menerapkan salah satu dari beberapa rumus segitiga yang bila diaplikasikan pada pembuatan bangunan akan memunculkan sudut siku yang ukurannya 90 derajat. Alat yang dipakai sangat sederhana sekali yaitu paku besar atau patok, benang ukur dan meteran.

Prinsip pengukurannya yaitu membuat bidang segitiga yang masing-masing sisinya punya perbandingan 3 : 4 : 5. Misalnya enampuluh, delapan puluh dan seratus senti meter. Dari sinilah akan didapat sudut yang ukurannya sembilan puluh derajat dan dipakai sebagai titik untuk membuat sudut bangunan.

Sedangkan cara kedua dinamakan dengan teodolit yang lebih sering diaplikasikan oleh mereka yang pernah mendapat pendidikan formal di sekolah atau perguruan tinggi. Alat yang dipakai namanya juga sama yaitu teodolit. Pertama kali alat ini didirikan sampai posisi kakinya menjadi aman dan gelembung yang ada di tabung (namanya tabung nivo) datar dan tegak bisa berada dalam lingkaran.

Lalu tukang ukur membidik arah sudut dengan teropong dibantu oleh orang lain yang bertugas menunjukan titik memakai pensil yang lancip. Jika teropong sudah mengarah pada titik tujuan yang tepat, tukang ukur mengunci sudut nol derajat dan memutar 90 derajat. Kemudian dibuatlah titik baru yang merupakan hasil dari bidikan tersebut.

Titik ini dipakai sebagai penentuan ukuran sudut bangunan. Karena menggunakan alat yang modern, tentu hasil ukuran sudut ini bisa lebih akurat. Namun hal ini juga bisa dipengaruhi oleh keahlian dan pengalaman tukang ukur tersebut.

Sumber gambar : www.misterteacher.com

 

Artikel Lainnya :