Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor
Artikel dan Tips - Image Bali Arsitek & Kontraktor

Jenis Data yang Dibutuhkan Untuk Mengukur Tanah Bangunan

Jenis Data yang Dibutuhkan Untuk Mengukur Tanah Bangunan
Mendirikan atau membuat suatu gedung dan bangunan itu membutuhkan perencanaan yang baik dan matang. Tujuannya yaitu agar proses pengerjaannya bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dan sebelum proses pembangunan itu dilakukan ada beberapa hal yang selalu dan mutlak harus ada. Salah satunya adalah ukuran tanah yang dijadikan sebagai tempat untuk mendirikan gedung tersebut. Dan bukan hanya gedung saja, namun proyek pembuatan jalan raya, jembatan, pelabuhan laut atau udara dan beberapa jenis pekerjaan infrastruktur yang lainnya juga butuh data ukuran tanah yang akurat.

Tujuan dari pengukuran tanah ini adalah untuk mengetahui secara pasti batas-batas kepemilikan tanah sehingga bangunan yang dibuat tidak akan melampaui batas tersebut sehingga tidak akan menimbulkan masalah seperti tuntutan hukum dan lainnya. Selain itu dengan adanya pengukuran tanah, maka pembuatan sketsa bangunan lebih mudah dilakukan. Sebab dari sktetsa inilah proses awal pembangunan bisa dimulai.

Meski terlihat sederhana, namun pekerjaan pengukuran tanah juga membutuhkan beberapa data. Jenis data yang dibutuhkan untuk mengukur tanah bangunan itu antara lain adalah sertifikat kepemilikan tanah. Surat sertifikat ini memuat posisi serta batas dan ukuran lahan yang dimiliki. Sertifikat tanah juga bisa menjadi jaminan bila lahan yang dipakai sebagai lokasi untuk membuat bangunan tersebut benar-benar kepunyaan sendiri dan tidak sedang berada dalam sengketa atau masalah hukum yang lain.

Sebelum pengukuran dilakukan, juga harus punya data bentuk tanahnya. Bentuk tanah ini dapat dibuat dalam gambar atau sketsa yang di dalamnya juga memuat data ukuran setiap sisinya. Lalu untuk tanah atau lahan yang punya bentuk tidak beraturan, ukuran panjang dan lebarnya di setiap sisinya harus disesuaikan dengan kondisi aslinya. Demikian pula dengan ketinggian atau elevasi di setiap titik lahan harus tersedia untuk melancarkan proses pembuatan peta kontur tanah.


Bila bangunan yang mau dibuat berupa gedung bertingkat data pengukuran tanah juga dilengkapi dengan hasil tes tanah yang lain seperti CBR, sondir, nilai kekentalan tanah, kekuatan struktur dan sebagainya. Tapi untuk bangunan yang berupa rumah tinggal biasa data tersebut tidak begitu dibutuhkan karena tidak menggunakan struktur bangunan yang besar.

Data lain yang juga diperlukan yaitu jenis tanah serta lokasi kedalamannya apabila dihitung dari permukaan. Data ini bisa diperoleh dengan teknik melakukan tes jenis sondir. Kemudian untuk menentukan bagian depan atau arah hadap bangunan, data yang diperlukan adalah jalan yang ada di sekitar lokasi pembangunan dan rencana arsitektur eksteriornya. Penentuan arsitektur eksterior ini juga harus memperhitungkan posisi tanah lain yang berada di sekitar lokasi proyek.

Pengukuran tanah juga membutuhkan data yang berhubungan dengan posisi dan letak arah mata angin untuk perletakan tanah. Dimana arah utara, selatan, timur dan barat harus bisa ditentukan secara pasti.

Selanjutnya adalah kedalaman dan panjang ukuran tanah jika lahan yang dihitung tersebut adalah waduk, sungai, danau maupun beberapa jenis saluran tadah air hujan yang lain. Demikian pula dengan ukuran curah hujan juga diperlukan. Tujuannya adalah untuk membuat perencanaan agar debit atau volume air yang nantinya mengalir di tempat itu bisa tertampung semuanya dan tidak menimbulkan masalah seperti banjir.

Sedangkan untuk bangunan yang akan digunakan sebagai tempat beribadah seperti masjid pada khususnya, pengukuran tanah ini juga membutuhkan data yang tidak kalah penting yaitu posisi dan arah kiblat. Posisi kiblat ini akan menentukan arah hadap bangunan yang baik serta desain eksterior yang sempurna.

Selain data-data yang telah disebut di atas, pengukuran tanah untuk bangunan sebenarnya masih membutuhkan banyak jenis data yang lain. Tapi dengan terpenuhinya data tersebut, pengukuran tanah sudah bisa dilakukan.

Sumber gambar : http://www.getit.in

 

Artikel Lainnya :